Kucegah Sari membuka pintu hendak turun. Letak tempat kerjanya tak jauh dari kantor itu. Bokep Thailand “Entar dong..”, Aku bersih-bersih diri. Kalau bawa orang lain bisa terbongkar belangku oleh kawan kantor. Tapi, peristiwa ini harusnya tak seorangpun boleh tahu. Sari bukannya mempercepat, malah melepas. Sari makin cepat. “Kamu sendiri deh”. Kupelorotkan CD Sari. Mendingan minum susu Sari aja..”. CD-nya sempat terlihat ketika ia jongkok mengambil dagangan yang terletak di bagian bawah rak kaca etalase. Beberapa saat kemudian. Akhirnya aku membayar belanjaan Sari. Selain keluar/masuknya angkot, juga ada pertigaan jalan Sersan Bajuri. Sayangnya, aku harus membagi konsentrasiku ke jalan.Menjelang pertigaan Cihampelas Sari melepas jilatannya, bangkit melihat sekeliling. Rupanya Sari berpikiran sama.




















