Anak laki-laki yang berjualan itu malah tersenyum. Bokep live Atau seorang lelaki berjaket jins yang memayungi seorang perempuan yang jelas-jelas memakai jas hujan. Astaga. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Dua jam berlalu, baru satu pengendara yang berhasil membeli kantong plastiknya. Kepalanya jatuh tepat di sisi trotoar. Aku tahu anak itu pasti bekerja di malam begini karena suatu keperluan yang mendesak, atau itu memang pekerjaannya demi membantu biaya sekolah. Anak itu kembali menyodorkan jualannya, tapi kini cara berdirinya kurang stabil. Anak laki-laki itu mengangguk saja. Anak laki-laki yang berjualan itu malah tersenyum. Malam itu tidak hujan tapi bau aspal basah karena hujan tadi sore masih menguar. Mereka kemudian pergi ke tempat yang dituju. Aku selalu senang memperhatikan mesin-mesin yang berjalan angkuh itu. Sehabis menikmati dunia, anak-anak itu berpencar lagi, termasuk anak laki-laki yang kembali ke dekat tiang lampu merah.




















