Sampai setengah jam Ramah tidak mau cakap, Ramah diam dengan posisi tengkurap di atas tempat tidur yang empuk tanpa menghiraukan aku. Bokep sementara di dalam café pengunjung sepi ” inilah yang terlintas dalam benak penulis. Kuperhatikan mobil silaki-laki setengah baya yang tadi kutinggalkan di tempat parkir, memang tidak ada. Ada di kamar 19, masuk aja bang, ngga apa-apa itu disini bisa kita jaga keamanan. Sesampainya dicafe Ramah langsung didekati seorang laki-laki separuh baya yang notabenya om-om. Roni menarik tangan Ramah sambil mengecup kulit tangan Ramah yang halus penuh dengan arti dan kasih sayang yang tidak bisa dituturkan. Aku jawab dengan nada yang ramah serta menebar senyuman yang memikat hati Ramah agar dianya dapat yakin dan percaya. Sentuhan itu membuat hati Ramah berdebar-debar seperti baru terkena strum listrik. Sampai setengah jam Ramah tidak mau cakap, Ramah diam dengan posisi tengkurap di atas tempat tidur yang empuk tanpa menghiraukan




















