Dalam perjalan itu aku bertanya “Tutik kamu cantik, kok maunya kerjaan seperti ini ? Roni tidak mendengar keluhanku bahkan ia merayuku dengan kata-kata dan gombalan sambil mengatakan “aku mau bertanggung jawab untuk mengawinimu, aku sumpah demi tuhan” kebetulan Roni beragama Islam aku keristen.Kutanya roni lagi apa orang tua abang mau menerimaku ” dia jawab aku sudah bilang sama orang tuaku mereka setujuh, terserah pilihan aku ” akhirnya pertahananku kandaslah sudah. Bokep China “Hai… lagi ngapain mbak ? apa memang wartawan seperti itu ? Terlintas juga dalam benak penulis “gadis cantik seperti itu lagi ngapain di muka cafe ? Hujan makin lebat, Roni menutup pintu gubuk, suasana makin dingin Roni menatapku dengan lembut. Tubuhnya yang mungil dan cantik di terpa angin yang kencang.Sekali-sekali dirinya menggigil menahan dinginnya cuaca malam itu. Tutik memang nakal, mau tahu aja apa isi dalam tas aku. Tutik juga tidak mau kerja ini tapi orang




















