“Tak se layak apa yg akan kulaqukan padamu.”Kirana menggigit bibirnya dan mendorong pantatnya menekan kemaluannya yg mengeras.“Aqu nggak sabar,” bisiknya.Sejenak kemudian Kirana merasakan tangan calon Bapak mertuanya berada di belakangnya saat dia melepaskan sabuk dan membiarkan celananya jatuh turun. Damar tahu kalau ini adalah salah satu godaannya yg manis, dan dia telah siap untuk bermain bersamanya.Kirana melihatnya masuk, dan dgn sebuah gerakan yg cantik membuka lebar pahanya. Film Porno Damar menatapnya melenggang dan menghilang di balik pintu, begitu feminim dan menggoda. Kemaluan calon istri putranya terasa sangat menakjubkan pada gagang kemaluannya, dgn cepat dia sadar kalau dia layak untuk menyebadani calon menantunya lebih sering dibandingkan putranya. Kirana belum pasti apakah mudah nantinya untuk menggoda Damar agar akhirnya mau bersebadan dgnnya, tapi sekarang dia akan mencari tahu tentang hal tersebut. Dia heran bagaimana anaknya yg pemalu dan bisa dikatakan kurang pergaulan itu dapat menikahi seorang perempuan cantik dan menggoda




















