aku bener-bener sudah seperti binatang buas.Belum sempat meronta, aku langsung membekap tubuh Isabell dari depan dan mengunci mulutnya dengan mulutku supaya dia tdk menjerit. Ternyata Isabell sedang mandi, aku mendengar gemericik air dari kamar mandinya, dan aku melihat pakaian dalamnya berserakan dilantai.Seketika itu aku merasa terbakar urat hornyku.. Bokep Thailand “Keluarin di dalem aja” sambungnya lagi Kocokanku makin cepat, memek tante makin keras memijit batang Burungku, aku sudah sampai puncaknya..Creett…. Dia cantik sekali dengan rambut bergelombangnya yg dicat sedikit pirang. Lalu kurebahkan tubuh Isabell disebelah mamanya.. Aku merebahkan tubuh dan menciumi bibirnya sampai ke pangkal leher.“tahan ya sayang.. “Kalo enak, diisepin lagi aja Bell…” kataku lagi.Tiba-tiba pintu kamar Isabell menjeblak terbuka.“Haallooo manis..” suara itu terputus saat melihat aksi kami berdua.Ternyata itu mamanya Isabell yg pulang shopping kena macet karena hampir banjir.




















