Linda bersama Mamanya yang usianya mungkin sebaya dengan Ibuku. diberi sama Mas Herman”, sahutku bangga. Link Bokep Linda hanya diam saja. Karena pemberiannya itu aku jadi menyukai Mas Herman. Waktu itu aku melihat ada kekecewaan tersirat di dalam sorot matanya. Sedangkan Linda malah menggenggam dan meremas-remas, membuatku mendesis dan merintih dengan berbagai macam perasaan berkecamuk menjadi satu. Dan hanya kami berempat saja yang merayakannya.Perlu diketahui kalau Linda adalah anak tunggal di dalam keluarga ini. “Kok Linda nggak bilang sih…?”, aku mendengus sambil menatap Linda yang jadi memerah wajahnya. “Mau apa ke kamar?”, tanyaku tidak mengerti. Saat itu aku merasakan sebelah tangan Linda menjalar ke bagian bawah perutku. Tidak ada yang istimewa.











