Santi belum puas.. Biasanya aku makan siang hanya dengan Lia, sekretarisku, untuk kemudian dilanjutkan dengan acara bobo siang sejenak sebelum kembali lagi ke kantor.Tetapi hari itu sebelum aku pergi, Pak Erwan ingin bertemu untuk membicarakan proyek komputerisasi, sehingga aku ajak saja dia untuk bergabung menemaniku makan siang. Film Porno Nggak akan lagi non..”“Oh Pak Robert..” kata Susan ketika sadar aku berada di pintu dapur. Kamipun berpisah.. Sudah tua, botak, perutnya buncit lagi”.Aku tertawa geli dalam hati. Aha.. Mungkin betul kata orang, kalau wanita kurang dapat menyalurkan hasrat seksualnya, cenderung menjadi pemarah.Melihat adegan itu, aku kasihan juga melihat si gadis pembantu itu. Sedangkan Lia sibuk mencatat pembicaraan kita berdua.




















