Saya meremasnya dengan lembut dan penuh kasih sayang. Yang ada cuma itu, mao gak?”
“Gak ada pilihan lain kan? Bokep Cina Sungguh moment yang sangat saya tunggu-tunggu. Dengan payung yang tidak terlalu besar kita berdua masuk ke lobby untuk check in. Kami saling diam tanpa kata. Kami sudah booking hotel dan merencanakan tempat mana saja yang akan kami kunjungi.Dan waktu pun semakin mendekat, kami semakin bersemangat menyiapkan segala sesuatunya. Aku memulai pembicaraan“Rita, maafkan gw… tidak seharusnya gw ngelakuin ini ke lo…. Dengan sedikit bingung Rita menyambut pelukan ku dan sambil bertanya “maksudnya lo gak mao kehilangan gw apa? Biar keliatan kompak aja. Benar-benar sahabat sejati yang selalu ada di setiap saya mengalami kesulitan. Kemudian kami mencari restoran untuk sarapan kami. Emank gw mao kemana? Dia mulai meracau. Gw kan gak kemana-kemana”“Gw baru sadar bahwa selama ini yang gw rasain ke lo bukan perasaan sebagai seorang sahabat tapi lebih, gw




















