Aku memejamkan mata menunggu saat-saat nikmat ini………….Tiba-tiba pintu diketuk. Bokep Mama “Enggak akan kelihatan dari luar deh,” sahutnya. Aneh juga rasanya. Aku baru saja selesai mandi dan belum sempat mengenakan bra, hanya t-shirt saja. Tapi Enggak Mas”
“Pengin ciumin aja”
“Enggak Mas, Enggak”
“Lihat aja deh, sebentar”
“Mas!” seruku sambil melotot.Dia lalu seperti tersadar, dan minta maaf. Bentuknya sama dengan umumnya buah dada, dua bulatan kembar. Aku merasakan tangan Hendrik kembali ke selangkangannya dan melakukan sesuatu. Matanya tajam menatapku. Entah apa yang kurasakan waktu itu. Bahkan dikala libur, Jimmy “minta” beberapa kali dalam sehari. Aku tak bisa melihat apa yang dilakukannya, karena kami terus saling melumat bibir. Senyum sendiri Aku ketika ingat kejadian pagi di hari libur, kami bersetubuh di ruang tamu dan hampir “tertangkap basah” oleh anak buah Jimmy.




















