Aku masih sangat terguncang dengan peristiwa pemerkosaan terhadap diriku pagi itu. Tubuhnya masih dibalut handuk merah yang tentu saja menampakan belahan payudaranya yang montok dan pahanya yang putih mulus. Bokep Viral Terbaru Kos-kosan itu ternyata berisi rekan satu profesinya. Tubuhku terus berguncang-guncang, dan kembali rangsangan nikmat menggelora di sekitar area selangkanganku. Kembali erangan rintihan sepasang manusia memenuhi seantero kamar. “oouhh…ouuhh…shhh”, aku merintih dan mencoba menggigit bibir agar rintihanku tak terdengar nyaring. Berendam dalam air hangat membuatku betah berlama-lama di kamar mandi, namun godaan untuk shoping membuatku akhirnya bangkit, mengeringkan badan dan berlilitkan handuk berjalan keluar. Kembali au menangis dan kedua tanganku menutupi wajahku. Hmm…masa sih saya kurang ganteng dari Randy, untuk wanita semanis saya kasih layanan gratis deh”, ujarnya menyeringai sambil terus mendekati diriku yang tengah ketakutan, hingga hembusan nafasnya mengenai wajahku.




















