Sampai saat ini aku tidak terlalu ambil pusing dengan kebisaanku, yang penting orang itu bahagia atau senang bila aku beri jalan keluar, yah sudah aku pun senang tanpa pamrih apapun.“Aku panggil mbak atau apa nih supaya kita dapat berbicara lebih santai?”“Yah Ayu saja…” sambil dilulurkan tangannya padaku.Tanpa kusadari aku balik telapak tangannya kemudian aku bicara tentang garis hidupnya dari nasib, rejeki, jodohnya. Bokep Asia Aku nggak pedulikan wanita tersebut, soalnya perut lapar sekali. Aku angkat tubuhnya kedalam kamar kemudian aku kunci. Aku bergumul seolah-olah aku telah lama kenal dengannya. Dengan sedikit serius aku bertanya.“Mbak ada masalah yah?”“Aku lihat dari mata mbak dan pandangan mbak sangat kosong”Aku terus berbicara mengenai apa yang sedang dialami, dan tanpa sadar wanita tersebut berkata jujur.“Kok mas tau sih persoalanku… memangnya mas paranormal…”“Yah aku sedikit bisa membaca alam pikiran orang melalui fisik dan meta fisik jadi kalau tadi aku bicara itu hanya dorongan batinku




















