Tapi malah dianya dengan santainya yang melanjutkan.“Kamu mau ngomong, nggak tersalurkan ya? Bokeb Kuputar nomor telepon yang diberikan oleh bossku.“Hallo.. Aku ulangi lagi apa yang tadi kulakukan. Betul-betul maaf Bu.. Lama hal ini kulakukan dan.. Di situ aku urut agak lama, sekitar 15 menit. Ibu Tia membimbingku menuju sofa tersebut. “Ibu.. Pemijitan mula-mula aku lakukan hanya di bagian kepala, kemudian turun di belakang leher, dan kemudian sampai di kedua bahunya.“Nah di situ Rull.. Mbak..” kataku sedikit gugup.“Adik dari salon ya? Enak sekali, makin lama makin keras sedotannya. Dari kantor satu ke kantor lainnya sudah aku masuki tetapi kelihatannya sulit sekali mendapatkan pekerjaan dengan modal tanpa keahlian. Cuma sampai saat itu aku belum melihat putingnya sebesar apa dan warnanya apa.“Bu sekarang sudah setengah sebelas loh Bu, Ibu mau berangkat undangan jam berapa?”“Nanti aku dijemput bapak jam 11 persis”, katanya.Aku berpikir, aku selesaikan 15 menit lagi kemudian mengeringkan 15




















