Bentuknya memang jelek tapi yg penting kan rasanya” kata mbak Siti.“Gimana jadi ndak, he eh-nya?”tanyanya.“Tapii…Ntar kalau hamil gimana?”bisikku pada mbak Siti. Keinginanku saat ituhanya satu. Bokep Mama Lalu mang Narko menggeser sedikit posisi tubuhnya lebih rendah dari pinggulku.“Ya segitu, kang. Sampai jembutnya saja rada-rada pirang gitu” mbak Siti menimpali.Menit demi menit berlalu. “Nah Non, mbak pamit dulu sekarang. Kakang kan cuma berandai-andai toh nduk. Kelak kamu akan mengerti maksudku”“Tapi kasihan mamang sendirian…”ujarku. mbak”“Iya non?”“Sakit ngga sih, Mbak?”tanyaku ragu-ragu“Apanya yg sakit, non?”“ituu..di ‘gitu’in sama mang Narko?”tanyaku lebih jelas.“Hi hi hi mbak pikir apa ternyata itu toh? Betapa kuat hujamannya itu!. Uhh! Lalu ia membukakan pakaianku.“Arggg!!




















