“Maaaasss .. Bahkan dia merintih, amat pelan, sambil merem ! Bokeb Mungkin faktor inilah yang membuat para ibu muda itu datang ke tempatku. “Kok BH-nya engga dipakai ?”
“Entar aja deh di rumah”
“Entar curiga lho, suamimu”
“Ah, dia pulangnya malem kok, tadi nelepon dari kantor”
Dia mengancing blousenya satu-persatu, baru memungut roknya. Ini namanya rejeki nomplok. Benar-benar ..ehm .. Hmmm .. Aku langsung memberi isyarat untuk diam. “Baik dok, saya akan periksa sendiri”
“Nanti kalau obatnya habis dan masih ada keluhan, ibu bisa balik lagi”
“Terima kasih Dok”
“Sama-sama Bu, selamat sore”
Wanita muda cantik dan seksi itu berlalu. Aku juga berpegang teguh pada sumpah dan etika dokter dalam menangani para pasien. Kali ini Syeni mampu menccapai klimaks, beberapa detik sebelum aku menyemprotkan vaginanya dengan air maniku …
Lalu dia rebah menindih tubuhku ..




















