Selang beberapa waktu aku terapi batinnya. Bokep Barat Keakraban mulai timbul, dengan antusias aku diminta untuk memberikan penyelesaian persoalannya. Aku pikir lebih jauh. Pada suatu hari Sabtu aku libur bekerja, ada keinginan untuk berjalan-jalan mengelilingi pinggiran kota Surabaya. Masalahnya setelah beberapa jam berjalan perutku merasa lapar. Aku masuk ke sebuah warung makan, aku pesan makanan kesukaanku yaitu pecel lele plus lalap. Setelah makan aku istirahat di bangku halaman belakang, Ayu duduk persis disebelahku dan menghimpit badanku.“Mas kok dari tadi tak mempunyai rasa… gimana gitu terhadap wanita…”Wah… ini pertanyaan yang membuatku merinding dan tertantang sebagai seorang laki-laki.“Maksudnya apa?” kataku dengan pura-pura tidak mengerti.Tangannya mulai bertengger diatas pahaku akhirnya kugenggam dengan sedikit mesra. Hal ini kusadari sejak remaja. Aku memang pernah belajar ilmu dengan kakekku dan setelah kakek meninggal tanpa sepengetahuanku ilmunya sedikit diturunkan ke aku.




















