Sehingga secara tidak langsung akulah yang menjadi taruhan di meja judi. Bokep Tobrut Sampai saat ini kejadian ini tetap masih berulang. Sebenarnya setiap hari bisa saja Mas Aryo pulang sore hari. Bahkan sampai larut malam.Pernah ketika kutanyakan, kemana saja kalau pulang terlambat. Mungkin setelah ini ia akan kapok berjudi lagi pikirku.Sore hari setelah pulang kerja, Mas Aryo menyuruhku berhias diri dan setelah itu kami berangkat menuju tempat yang dijanjikan sebelumnya, rupanya Mas Aryo mengantarku ke sebuah hotel berbintang. Aku memang diajarkan untuk menemani suami dalam suka maupun duka.Suatu sore saat Mas Aryo belum pulang, seorang temannya yang mengaku bernama Bondan berkunjung ke rumah. Mas Aryo mengerti keterkejutanku.“Aku sudah tidak tahu lagi dengan apalagi aku harus membayar hutang-hutangku, dia sudah mengancam akan menagih lewat tukang-tukang pukulnya jika aku tidak bisa membayarnya sampai akhir pekan ini”, katanya lirih.Aku hanya terdiam tak mampu mengomentari perkataannya itu. Aku tertunduk malu dan wajahku




















