“Ayolah, jangan malu-malu!”
Sebenarnya dalam hati aku menolak. “Kenalkan aku Adolf, direktur sekaligus pemilik agensi ini. Bokep Ojol Memang sih, kupikir-pikir aku memenuhi syarat-syarat yang diminta. Lagipula aku sudah lemas, tenagaku sudah hampir habis. Jangan malu-malu, don’t be shy!” kata Adolf sembari memberiku sebuah album foto. Aku baru saja bangun tidur. Wajahku cantik. Astaga! Kubuka beberapa kancing atas blusku sehingga terlihat BH yang kupakai. Akan tetapi biarlah, karena aku sejak kecil selalu mengidam-idamkan ingin menjadi foto model.Dengan perlahan-lahan kutanggalkan blus dan celana panjangku. Sebab ia cocok dengan profil foto model yang saya inginkan untuk proyek kalender bugil yang akan saya edarkan di luar negeri. Jangan!” Aku memberontak-berontak sebisa-bisanya. Siapa nama kamu tadi? Seorang gadis cantik keluar dari ruangan lain, telanjang bulat.




















