Isteriku kaget karena saya tidak memaki CD.“Pa.. Bokep Tante Oohh..” Desahnya karena mencapai puncaknya. kamu melakukan atas dasar suka sama suka..” cecar isteriku ke Mia. “Gugurkan gimana..?!” cecarku lagi.“Pakai obat apa kek..!” serunya lagi. Croott.. “Cukup kalau dikampung, saya masih sanggup menambahi kekurangannya..” sombongnya.Karena kesal mendengarnya, saya memberikan uang yang diminta dan tidak saya kasih lebih sepeserpun karena keangkuhannya.“Nich.. hh..” desahnya.Saya memaju mundurkan kemaluan dengan hati-hati dan ternyata si Mia sudah mencapai orgasmenya, sebab Saya merasakan ada cairan yang membasahi batang kemaluanku sehingga dengan mudahnya mempermainkan kemaluanku turun naik secara continue.Sepuluh menit kemudian Saya menyusul sampai puncak kenikmatan yang tak tertahankan lagi dan oohh.. “Mia lagi ada masalah dengan Bapak..” katanya lagi. Pada hari ke sepuluhnya baru Saya memanggil si Mia.“Mia.. Ehhehh” ocehnya ketika kumasukkan kemaluanku ke lubang vaginanya sambil kugenjot turun naik. Croott.. Beberapa menit kemudian saya sampai pada puncaknya secara berbarengan.“Miaa.. Mia.. “Kenapa nunduk aja..




















