Pembaca, jangan berpikiran macam-macam ya. Bokeb Cerocohan ribut yg keluar dari mulut Lilispun sama. Mungkin ini yg tak biasa, dia tampak lebih rapi dari biasanya. “Kang …….”bisiknya serak. tolong Akang mengerti ….” Tanpa menunggu reaksiku Lilis kembali menciumiku. “Jadi kenapa?” Hening sejenak, lalu
“Sayanya Kang, saya yg tak beres…”
“Tak beres apanya, ayo cerita, jangan sungkan-sungkan. Karena kedua kaki Lilis keburu menjepit erat pinggulku, dan lalu tubuhnya berguncang teratur seperti tadi. Tiba-tiba Lilis mengangkat kepalanya yg dari tadi ngumpet di dadaku. Itu sdh sering dan Lilis jg sdh tahu. Entah apanya yg berbeda pada dia pagi ini Aku tak memperhatikan dan memang tak ingin tahu. Akhirnya seluruh batangku tertelan oleh memeknya.




















