Kebetulan waktu itu tampil dalam business gathering sebagai penyanyi dari trio tiga cewek, teman sekerjanya. Bokep Montok “Lapar yaa?”
Miranda hanya mengangguk.. Aku mulai mengenalnya dalam sebuah pertemuan, dia adalah supervisor bagian valas disebuah bank terkemuka di ibukota. Memang aku belum terlalu yakin 100% kalau dia tidak akan melarikan diri. Oh.. “Lapar yaa?”
Miranda hanya mengangguk.. “Mas.. Semoga kamu betah disini..” ledekku kemudian mengunci kamar itu dari luar.Jadilah Miranda terikat erat dan disekap di salah satu kamar di apartemanku. Baik-baik ya kamu di sini.. Aku belum berniat melakukan apa-apa pada dirinya, hingga pada suatu hari. Aku hanya mengamatinya dari kamarku saat melihatnya bergerak meronta-ronta di kamarnya. Pagi itu aku sempat menengoknya di kamarnya lalu kusuapi dirinya dengan sarapan pagi nasi goreng buatanku.“Siapa yang masak Mas..” Miranda yang sudah agak tenang, dalam keadaan terikat erat, mulai membuka pembicaraan.




















