” Hei jangan nglamun ” Khomsiyah mencubit pahaku ketika pelayan sudah berdiri tepat didepanku tapi aku tidak menghiraukannya.Kami masuk ke warung cafe sebelah,danh oh oh iya Mbak .es jeruk buat aku dan klapa kopyor itu buat dia ” aku memberitahu mbak pelayan sambil menunjuk Khiomsiyah. Tubuh putih polos gadis berjilabb sekarang terhidang pasrah dihadapanku. Bokep Arab Alah mak. Oh . Aku tidak bisa melihat dengan jelas wajahnya karena terhalang hujan yang sangat deras, tetapi mengenakan jilbab lebar warna putih yang berkibar-kibar tertiup angin.Sekilas nampak wajahnya sangat cantik,kulit kuning tinggi semampai. ” Terang aja ngak pernah Om, orang aku baru pindah kok ” Dulu aku sekolah di Kudus sama Ibu,tapi karena keterima kuliah di Yogya,,aKhirnya kami pindahj ke Yogya” dia terdiam dan kelihatan wajahnya seperti menyembunyikan sesuatu, apalagi aku dan dia sama sekali belum berkenalan.




















