Aku taksir usianya belum 40 tahun. Bokep indo live “N’tar suami ibu nyariin, lho,” kataku khawatir. “N’tar suami ibu nyariin, lho,” kataku khawatir. Sesudah antre untuk bersalaman dengan pengantin dan orang tuanya aku langsung tenggelam pada hidangan yang aku pandang ’super mewah’ ini. Aku dan sang istrinya sempat bertemu mata sesaat. “Mas sendiri, mana istrinya?”
“Aa.. Sebagai lelaki yang rata-rata orang bilang ‘tampan, simpatik, seksi’ dengan posturku yang jangkung dan macho macam Reynaldi bintang iklan dan sinetron itu, aku sering ketemu perempuan macam ibu ini. Bisa bebas menyantap yang ‘enak-enak’?”
Rupanya ibu ini kembali gencar memojokkan aku. Aku langsung keluar menghilang dan pulang. Aku pamit Norma sebentar untuk menengok kemungkinannya. Lidahnya terus menyapu kepalanya yang berkilatan karena tekanan keras dari urat darahnya. Kini aku serius menengok dia dan memperhatikan. Yang kudengar hanyalah “mmll, hheelm.. “Ya sudah, semua lelaki memang pengin menyendiri khan? Biasa.. Mungkin dia mencari-cari aku.




















