Jelas ia tak berkutik, di sampingnya ada aku yang memeganginya dan menempelkan pisau di pinggangnya.Sepanjang jalan Fang Fang meratap-ratap mohon belas kasihan, ia bilang aku boleh mengambil semua duitnya, perhiasan dan handphone jika ia dibiarkan pergi. Bokep China Pantas ia merasakan sakit yang amat sangat, itu karena aku menembus selaput daranya dengan paksa. Karena merasakan ada benda yang mengganjal dan keluar masuk di kemaluannya, akhirnya Fang Fang sadar. Kulitnya putih mulus, rambutnya di-highlight kemerahan panjang, bentuk tubuh langsing dan proporsional. Fang Fang lari ke pintu tetapi ia tak bisa membukanya karena kuncinya ada di saku celanaku. Sekarang kita masuk mobil, lu yang mengemudi dan ingat, pisau ini siap ngeluarin usus lu kalo lu macem-macen di jalan!” ancamku.“I… iya Mas, ampun!




















