Cinta mengambil daftar menu dan sejenak mencermatinya. Bokep Ojol Laki-laki paruh baya itu bergelar doktor lulusan dari salah satu universitas di luar negeri. “Boleh ya Om?”.Gadis cantik itu melemparkan senyuman, walaupun jauh di dalam ia sedang gundah. “Ah Om bisa aja”. “Kalo cuma itu sih sekarang juga Om bisa beliin kamu”.Cinta terkejut kalau Om Ridwan akan menyatakan kesanggupan. Kemudian ia menutup pintu kamar kosnya. “Biasalah nyalurin ‘hobby’ hahaha”. “AAHH..!!”.Kocokan Rido itu mendadak berhenti ketika terdengar suara nada ponsel. Ia sama sekali tidak pernah memberitahukan nomor ini selain kepada pelanggannya. Cinta membalas senyuman itu. “Oh dikit lagi wisuda dong?”. Cinta terkesan.“Oke sudah, yuk kita ke kamar”. Meletakkannya diatas meja dan menyalakannya. Cinta mengambil daftar menu dan sejenak mencermatinya. Tatapan nanar ke arah kedua pahanya. “…Om juga pengen bookingkamu”.“Om…!”, ekspresi wajah Cinta bertambah tegang. Status kekasih tidak serta merta membuat seorang laki-laki berhak menjamah tubuh moleknya.




















