Panggil ke sini, Yang,” ujar pamanku yang terdengar olehku karena suaraspeakeryang keras.“Lukas, Pamanmu nyariin kamu tuh,” panggil tanteku yang langsung kuturuti.Aku menghampiri tanteku dan langsung duduk di sampingnya. Aku mematikan aplikasiku dan segera melepaskan baju kemejaku ini.“KYAAA! Bokep STW Tanganku memegang pegangan tangga sebagai tumpuan. Yang terpenting, sepertinya kakiku tidak dalam keadaan baik-baik saja. Setelah pamanku berpesan untuk selalu menjaga kesehatanku, ia juga berpesan untuk menjaga tanteku. Oh ya, Tante ke sini mau minjamflash diskkamu sebentar.”“Oh, ambil aja di laciku yang nomor dua,” ujarku sembari menunjuk jari jempolku ke belakang.“Ok, sip deh.”Aku berjalan meninggalkan tanteku yang sedang mengubek laciku. Tantemu bilang, kamu jatuh tadi dari tangga,” tanya Paman yang tak kalah khawatirnya dengan Tante tadi.“Ah, gak apa kok, Paman. Kemudian, kubawa kotak tersebut ke dalam kamarku. Namun saat melihat langkahku yang tertatih-tatih, tanteku ini dengan sigap langsung menjaga tubuhku agar tetap seimbang.




















