Pagi itu dari stasiun deket rumah KRL masih belum ramai, sehingga aku masih bisa milih tempat berdiri yang deket pintu. Makanya waktu itu aku cuman perkirain aja waktu tempuh kereta dengan jam masuk kantor aku. Bokep STW Makin lama, frekuensi gesekan semakin kutingkatkan dengan amplitudo yang semakin halus, agar orang sekitar tak curiga….dan akhirnya, sambil kucium lembut pipinya…keluarlah sperma hangat didalam CD aku yang longgar….pertanda, orgasme aku telah tercapai. Namun setelah berhenti di dua stasiun berikutnya, KRL mulai terasa penuh sesak, gerakan pun sudah mulai terbatas.Begitu KRL memasuki stasiun ke tiga, kereta udah bener-bener penuh….penumpang pada maksain masuk kereta karena kejar absen, cowok cewek udah saling berhimpitan tak peduli, karena yang terpikir adalah asal bisa naik aja…..Sempat terpikir olehku untuk menyerah dan kapok naek KRL kelas ini, tapi….Belum sempat aku berpikir untuk kapok, ada cewek cakep yang bergerak merangsek masuk dan berdiri tepat didepan aku dengan posisi membelakangi




















