LHO ? Bokep Jilbab/Hijab ya, jarinya ia masukkan ke duburku berbarengan dengan energy memuncaknya ana menyedot dan mengocok jarinya yang tenggelam dengan seacak-acaknya…. setelah selesai dan capek bercerita, kucium bibirnya. ana tersenyum.jelas terlihat nafasnya yang ngos-ngosan karena deg-degan. Dia memberi kode pada teman satunya untuk sedikit ‘menyingkir’ dari kami. mataku berkunang saat ana selesai berpakaian dengan cepat lalu gelap… dan aku terbangun saat jam menunjukkan pukul empat pagi saat mengaca selembar kertas tertempel disana ana meninggalkan pesan,
“nova sayang,
kamu baik sama ana, besok ngobrol lagi” ttd. “ooo….” “ya udah, nanti aku yang tlepon kamu OK?” ” iya mas” “namamu siapa ?” tanyaku sambil melirik kartu nama di dada kirinya “Ana….kalo mas?” “nanti ditelepon aja, dinding-dinding sini bertelinga” kataku sok gentle Kuterima kunci kamar yang ia sorongkan, tak luput aku pegang tanganya yang menjulurkan kunci. Iya deh aku tunggu…” kataku kututup telepon dan buru-buru kupakai kaos dan celana pendekku.




















