pintaku memelas sambil terus menangis saat Iyan mulai menciumi dan mengulum putting buah dadaku. Bokep China bentaknya, dengan nada galak.Otakku buntu, mendengar ancamannya, aku tak mampu berpikir lagi bagaimana caranya untuk menghindar dari cengkeraman Iyan. Dilumatnya bibirku dengan ketat, Aku diam membiarkan, tak berreaksi.Bibirnya melumat habis bibirku, Aku masih mematung, tak membalas lumatannya juga tak berdaya untuk melepaskannya Lalu lidahnya mulai menyapunyapu bibirku dan diselipkan ke mulutku. Tapi ketika dia mulai memelorotkan celana dalamku dan bersiap menghujamkan batang k0ntolnya ke selangkanganku, Aku terkesiap, mendadak kesadaranku pulih. Akunya.Aku hanya bisa diam sambil terus menangis menerima seluruh perlakuannya.Oke, sekarang jangan nangis lagi ya.. Aku menyerah, toh dia hanya menciumku. Tubuhku bergetar karena ketakutan dan Aku mulai kembali meronta. Makin tak terhingga bercampur dengan dengan rasa ngilu. Sementara yg seorang lagi aku tidak tahu.Kemudian dengan mulut yg masih terbekap mereka menyeretku dan memaksaku masuk ke sebuah mobil minibus milik mereka, kulihat




















