Kukedipkan mataku skali lagi pada Nakim. Aku tahu itu dan segera mengedipkan mata,memberi kode kepada istriku. Bokep JAV Nakim sempat melirik kepadaku, kurespon dgn mengangkat jempolku sesaat. “iya,mas..emang montok”,jwb Nakim pelan.Aku dan Nakim pun tertawa kecil.“penasaran ya,kim”,godaku sambil nyengir.Nakim tak menjawab, tp cengiran’nya sudah jadi tanda bhw ia setuju dgn ucapanku. Kulihat ia berusaha menutupi rasa malunya dgn merapikan posisi duduknya menjadi bersila
. Melihat itu Nakim makin semangat, nafasnya memburu, Nakim pun semakin berani. “iya, jadi si Nakim males kerja,malah kepengen kawin”,jwb istriku lagi.Aku pun tertawa sambil mendekap tubuh istriku. Dgn wajah malu, seperti tersadar dari mimpi, Nakim melirik ke arahku dan memberi isyarat pamit ke kamar mandi. Aku mengangguk sambil tersenyum.Tak lama kemudian, muncullah istriku dgn baju tidur terusan bertali kecil dan berwarna pink yg tadi ia sudah siapkan.“wah,Nakim tau aja..belum diminta,udah dibikinin”,ucap istriku segar mengomentari segelas teh manis hangat diatas meja.




















