maaaf… aaaaku… maaf..” Tidak dapat lagi aku berkata akhirnya aku hanya memeluknya dengan erat, cukup lama aku membuatnya untuk tidak marah lagi padaku sampai akhirnya diapun mengajakku pergi dari tempat itu.Apalagi kami menjadi pusat perhatian saja, selama dalamperjalanan Reni terdiam aku yang awalnya tidak berhenti mengatakan kata maaf akhirnya ikut terdiam juga. Aku harap semuanya akan lebih baik setelah aku memutuskan hubunganku dengan Reni tunanganku, namun ternyata tidak aku masih mencintainya. Bokep Family Aku tidak mengejarnya waktu dia menangis, aku sudah termakan egoku untuk mengalah. Tanpa pikir panjang akupun memeluknya lalu aku kecup bibirnya.Aku tahu kalau diapun masih mencintaiku dengan penuh gairah Reni melumat bibirku juga “Aaaaagggghh… eeeeuuummmccchhhh… aaaaggggghhhh..




















