Aku membiarkan kedua tangannya menggapai kepalaku yang sedang asyik menikmati puntingnya yang kencang. Bokep Tante Akhirnya aku menawarkan diri untuk mengantar balik ke kost-kostan.“Ica, sudah malem nih, ayo aku anter balik” ajakku.“Oke dah Mas Dandy,” jawab Ica singkat sambil bangkit dari duduknya.Setelah aku bayar di kasir, aku bergegas menuju mobil starletku yang butut kedinginan diluar cafe.“Dan, minggu depan aku mau ke Surabaya,” kata Ica.“Oya, dalam rangka apa?” tanyaku.“Mau ketemu kamu, kamu ada waktu kan?” jawabnya tersenyum.Deg! Dan dengan senang hati dia mau ketemuan, asal dengan syarat dia bawa teman. Buat aku jika seorang gadis itu masih virgin, aku tidak akan pernah mau Making Love karena sudah menjadi prinsip aku untuk tidak merusak masa depan seseorang.6 hari sudah berselang setelah pertemuan pertama dengan Ica dan sesuai janji dia, Kamis siang Ica menelphone HP-ku.




















