That’s right.. Hari sudah menjelang sore. Bokep Montok Itu gelas harganya lebih dari setahun gaji kamu tahu!!” bentak Susan.“Gajimu aku potong. Sementara, aku lirik ke arah Pak Harry, dia sedang memperhatikan istrinya mengulumi kemaluanku. Katanya belum pernah lihat yang sebesar punya Pak Robert” kata Santi sambil meraba-raba kemaluanku.“Saya sih OK saja” jawabku riang.“Oh ya.. Aha.. Yes.. Seorang satpam tampak membukakan pintu garasi. Bapak tunggu sebentar ya” jawabku.“He.. Dengan matanya dia mengajakku untuk mengikuti dia.“Pak, habis ini pulang aja yuk” kata Santi berbisik perlahan setelah keluar dari ruang makan.“Kenapa?” tanyaku.“Habisnya Santi nggak nafsu lihat Pak Harry itu. Entah siapa namanya itu.Merekapun menyuguhkan makan malam. Akupun bersenandung kecil mengikuti alunan suara Al Jarreau di tape mobilku.“We’re in this love together..”“Kenapa sih sayang?” tanyaku ketika kami telah sampai di depan rumahnya.“Pokoknya Santi nggak mau pesta seks lagi deh” katanya.“Habis Santi nggak suka pesta seks sama Pak Harry. Namanya Harry, seorang pengusaha




















