Rupanya Sherly juga telah mencapai orgasmenya…Setelah kami berdua mengalami orgasme itu Edo meminta kami untuk menungging berdampingan.Nafasku yang mulai teratur lagi mengundang kembali nafsuku untuk disetubuhi dengan doggy style. Bokep live Tangan kirinya meremas-remas toketku sementara tangan kanannya berkecipak meraba-raba vaginaku yang mulai basah berlendir hangat mengalir pelan keluar dari celah surgaku…
Aku pun merasakan sensasi yang luar biasa dan aku pun menemukan arti baru dari sia-sianya rasa cemburu. Setengah kaget bercampur seperempat penasaran, aku bilang, “waw… pasti seru yah??” sahutku sambil menyelidik. Dia mandah saja. Hmm, memang seperti yang kami duga, penis Edo lebih panjang …Kemudian tibalah giliran kami untuk buka-buka busana, setelah Edo mengkode dengan kerdipan mata dan monyong bibirnya. Kami pun saling diam lagi sembari menyeruput teh poci yang sedari tadi menemani sore kami itu.Tapi anehnya, setelah terdiam beberapa saat, aku bertanya padanya, “Emang kalau threesome, ama siapa Sher?” Sherly pun tersenyum lebar seolah tanda kemenangan










