Mengelus rambutnya yang hitam itu, sambil sesekali membahas cerita film itu.Padahal sebenarnya aku tidak begitu memperhatikan alur cerita film itu. “Ya Mas, terus Mas. Bokep indo “Ya udah, tiduran aja situ,” kata Babe ramah. Tapi karena aku harus memotivasi mereka, paginya aku sempatkan untuk ke kantor. Akupun mulai bekerja. Posisi ini sungguh sangat nikmat. Sementara aku masuk dan beristirahat di ruang rapat. Akupun dilucutinya. Paling tidak aku menyapa mereka sekilas dengan mengucapkan selamat pagi penuh semangat, memuji penampilan mereka, atau hanya sekedar mengatakan,“Dasi kamu bagus”
Aku juga sangat antusias dengan mereka, karena sebagian besarnya adalah wanita. Menyentuh dada Laras, meremasnya hingga Laraspun tak lagi memperhatikan film itu dan menikmati sentuhanku. Kini kami menjadi pemeran utama sebuah film panas.




















