Aku tak peduli. Bokep Mom Ia memperkosaku berkali-kali tanpa belas kasihan. Mulutku sudah mau berteriak tetapi kata-kata Pak Toyo sekali mengusik hatiku. “Ayo berteriaklah agar ibumu malu dan seluruh keluargamu tercoreng!” tambahnya dengan suara serak.Sekali lagi aku terperangah. “Ibu mau menikah dengan Pak Toyo?” aku langsung saja memotongnya. Entah apa yang membuat ada sedikit perasaan senang di dalam hatiku. Tiba-tiba saja Pak Toyo sudah ada di dalam rumah. Aku tak bisa menolak. Ibu memberiku kunci agar aku bisa masuk rumah dengan leluasa. Rasa takut dan kasihan kepada ibu membuat aku luluh. “Sakit ya Pak?”. Sepeda itu ada di rumah Pak Toyo dan adik harus diambil nya sendiri.Tentu saja adikku amat gembira dan ketika Pak Toyo menyarankan agar adik tidur di rumahnya, adik setuju dan bahkan ibu dengan senang hati mendorongnya. Baru setahun yang lalu diam-diam ibu pacaran dengan duda tanpa anak, teman sekantor ayahku dulu.




















